Hari Ini, Kita Bisa Ikut Menemani Mereka Makan.
Di pesantren, para santri menjalani hari untuk belajar, mengaji, dan menuntut ilmu. Kita bisa ikut membantu menyediakan makan mereka—satu kebaikan sederhana yang insyaAllah berarti.
Bisa sekali sedekah, bisa juga dirutinkan. Sesuai kemampuan Anda.


Mungkin Kita Tidak Mengenal Mereka. Tapi Kita Bisa Ikut Menjaga Semangat Belajarnya.
Sepiring makan mungkin terlihat sederhana. Bagi santri yang menjalani hari dengan belajar dan mengaji, makan yang cukup membantu mereka menjalani aktivitas dengan lebih baik.
Kita mungkin tidak bisa hadir langsung di pesantren. Tapi sedekah kita bisa sampai kepada mereka.
Sedekah Makan, Untuk Hari-Hari Mereka.
Kebutuhan makan datang setiap hari. Melalui MakanSantri, sedekah yang dititipkan membantu kebutuhan makan santri di pesantren mitra.
Dana disalurkan kepada pengurus pesantren untuk dikelola sesuai kebutuhan santri. Kami berusaha mendokumentasikan kegiatan agar perjalanan sedekah yang dititipkan bisa dilihat bersama.


“Tidak harus menunggu banyak untuk mulai berbagi.”
Sedekah tidak selalu tentang jumlah yang besar. Yang terpenting adalah niat baik yang kita mulai.
Saya Ingin BersedekahInilah Mereka yang Kita Temani.
Beberapa momen dari kegiatan di pesantren. Semoga setiap dokumentasi ini menjadi pengingat bahwa kebaikan yang kita titipkan memiliki tujuan yang nyata.




Sedekah Ini Adalah Amanah.
Setiap sedekah yang masuk bukan sekadar angka. Ada niat baik yang dititipkan di dalamnya, dan kami ingin menjaganya sebaik mungkin.
Kegiatan di pesantren akan terus kami dokumentasikan. Bukan untuk membuat janji besar, tetapi supaya kita bisa melihat bersama ke mana kebaikan itu berjalan.
Berapa Pun yang Anda Titipkan, Semoga Menjadi Kebaikan.
Silakan bersedekah sesuai kemampuan. Tidak ada nominal yang harus dipenuhi.
Jika ingin menjadikannya kebiasaan baik, Anda juga bisa memilih untuk rutin bersedekah.
Isi data singkat.
02Mulai sedekah dan scan QRIS.
03Konfirmasi transfer sedekah.
Hari Ini, Ada Kebaikan yang Bisa Kita Mulai.
Mari ikut menemani perjalanan para santri menuntut ilmu, dimulai dari kebutuhan yang sangat sederhana: makan mereka.
Mulai Sedekah Sekarang